Pentingnya Mengajarkan Sopan Santun Dalam Kehidupan Bersosialisasi Dengan Orang Sehari-hari

mengajarkan si kecil sopan santunKalau kamu adalah generasi th. 80 atau 90an, mungkin kamu mengerti ada sangat banyak perbedaan antara kids jaman now dan anak jaman dulu. Mulai dari tingkah laku, kepribadian, dan pola hidup, semua jauh berbeda, salah satunya adalah karakter peduli pada sesama denganĀ mengajarkan si kecil sopan santun.

Dan hal tersebut tidak terlepas dari peranan orangtua yang ikut bertanggungjawab dengan pembentukan karakter anak. Nah, bagaimana caranya membesarkan anak yang punya moral dan jiwa emosional yang peduli dengan orang lain? Ternyata peneliti asal Harvard University tahu bagaimana caranya. Begini cara mengajarkan si kecil sopan santun.

1. Kembangkan Ikatan Keluarga Penuh Kasih

Satu hal yang penting menanamkan rasa sayang dan peduli pada orang lain yaitu dengan menerapkannya sendiri didalam keluarga. Ibu dan bapak yang penuh kasih, saling menjaga dan saling peduli akan melatih emosi anak. Karena anak akan mencontoh sopan santun dalam kehidupan sehari-hari dari apa yang dilakukan orangtua, maka sikap kasih sayang akan terpatri dan membentuk karakternya.

2. Menanamkan Standard Etika Sosial yang Tinggi

Kalau kamu fikir anak-anak perlu punya etika yang baik pada sesama, orang yang lebih tua, punya sopan santun dan tahu bagaimana bersikap di situasi apapun, maka coba mengajarkan anak berbicara sopan. Jangan berfikir ‘ih… lucunya’ atau ‘wajar, dia masih anak-anak’ saat si kecil melakukan sikap menyakiti orang lain. Kalau anak melakukan apa yg tidak semestinya dilakukan pada orang yang lebih tua, maka ingatkan dan tunjukkan bagaimana semestinya ia bersikap.

3. Biarkan Anak Mengenal Banyak Orang

Untuk membangun dan melatih karakternya, ajak anak untuk mengenal banyak orang. Mulai dari saudara dekat, tetangga, teman sekolah, penjual makanan dan bahkan staf sekolah. Penting untuk anak bisa mengetahui cara sopan santun dalam berbicara hingga ia bisa melatih sense emosional dan moralnya.

Sebagai makhluk sosial, wajar kalau seseorang memerlukan orang lain dalam hidupnya, bahkan bisa dibilang tidak bisa terlepas dari bantuan orang lain. Jadi, kalau tidak ingin anak kamu tumbuh seperti kids jaman now yang sepertinya mementingkan diri sendiri dan lebih individual di banding mengasah etika sosialnya, terapkan sopan santun dalam pergaulan diatas ya.


BERIKAN KOMENTAR