Ingin Memulai Usaha Kedai Kopi Untuk Pemula? Ikuti 6 Tips Ini!

Kopi adalah salah satu minuman popular di Indonesia mulai sejak dahulu. Mulai dari kelas bawah sampai kelas atas, mereka semuanya menyukai kopi. Karna kepopulerannya, saat ini banyak entrepreneur Indonesia memulai usaha kopi, dari usaha warung kopi tradisional sampai usaha warung kopi modern. Usaha kedai kopi atau coffee shop adalah kesempatan besar dan menjanjikan. Tetapi, itu semuanya bergantung bagaimana caranya Kamu mengelola dan mengembangkannya. Lalu bagaimana caranya memulai usaha coffee shop atau kedai kopi? Ikuti tips sebelum memulai usaha kopi berikut ini.

Konsep Bisnis

Untuk hindari persaingan usaha kopi, Kamu mesti buat konsep yang kuat. Tidak hanya untuk membedakan usaha Kamu dengan usaha kopi yang lain, konsep usaha dapat juga menolong menarik customer sampai menolong meningkatkan usaha. Konsep yang Kamu pakai dalam membuka kedai kopi akan begitu mempunyai pengaruh pada perubahan usaha. Umpamanya, Kamu mengusung konsep minimalis, jadi menu kopi yang di buat harus juga memiliki konsep minimalis. Apa pun konsep yang dipakai, Kamu tetaplah mesti memprioritaskan kenyamanan. Apalagi, kebanyakan orang nikmati kopi saat bersantai.

Modal Bisnis

Modal adalah salah satu hal mutlak yang wajib dipikirkan sebelum memulai usaha. Untuk memulai usaha kedai kopi, modal Rp1 juta juga cukup. Seperti yang disebutkan Irfan Rahadian Sudiyana, owner Kiwari Coffee. Ia menyebutkan kalau, ” modal itu kan tergantung. Bila usaha kopi itu sebenarnya modal dan┬áperalatan warung kopi hanya 2, kopi dan air (panas) saja. Bila ingin gunakan alat racik manual yang sederhana, asal sudah ada tempatnya modal Rp 1 juta juga cukup untuk beli alatnya dan bahan baku “. Awalilah dengan konsep warung kopi sederhana dan jangan pernah paksakan untuk buat kedai kopi yang mewah. Bagaimanapun Kamu mesti lihat bagaimana kekuatan Kamu.

Target Konsumen

Sebelum memulai, Kamu harus pikirkan dan memastikan siapa target yang pas untuk usaha kedai kopi Kamu. Setelah memastikan tujuan customer, Kamu harus mulai menganalisanya, berapakah pendapatannya, apa pendapat mereka mengenai cita rasa kopi, dan apa pekerjaan mereka? Memahami customer dengan baik, berarti Kamu bisa memastikan strategi yang pas seperti tempat usaha, design coffee shop yang pas, harga yang cocok, dan lain sebagainya.

Lokasi Bisnis

Apa pun usaha yang digerakkan, lokasi strategis adalah satu diantara hal yang bisa menentukam apakah usaha Kamu akan berkembang. Umpamanya, Kamu memakai rencana kedai kopi sederhana, bermakna Kamu mesti pilih tempat yang berdekatan dengan banyak orang. Tetapi, jika Kamu memakai konsep kafe, Kamu bisa mencari tempat yang berdekatan dengan universitas, mall, sekolah, kantor, dan lain sebagainya.

Mencari Supplier

Mencari supplier mesti sesuai dengan target customer yang sudah Kamu tetapkan. Umpamanya, Kamu menentukan kalau target customer Kamu adalah kelas menengah ke bawah, berarti Kamu bisa mencari supplier dengan mudah di market. Tapi, jika target customer Kamu adalah kelas menengah ke atas yang lebih mementingkan cita rasa dari pada harga, Kamu mesti mencari supplier kopi dengan kualitas yang baik, dan tidak cukup hanya kopi bubuk instan yang di jual dipasaran. Jadi, coba mencari supplier kopi yang dapat memberi kualitas baik dengan harga yang pas.

 

 

Promosi Bisnis

Untuk mengenalkan produk ke masyarakat luas, Kamu mesti lakukan promosi usaha. Dimana promosi usaha bisa Kamu kerjakan dengan beragam cara, dari mulai memakai strategi word of mouth, me-review kedai kopi Kamu lewat social media, atau memberi potongan harga harga pada customer Kamu di hari-hari khusus seperti ulang tahun, hari natal, dan lain sebagainya. Tidak cuman promosi usaha, Kamu harus juga selalu berinovasi untuk selalu menjaga eksistensi kedai kopi dan meningkatkan usaha.