Pelajari Strategi Menangani Biaya Bangun Rumah yang Selalu Naik

Subscribe Youtube Channel!

Rumah adalah bagian dari kebutuhan masyarakat sekarang ini. Sayangnya, biaya bangun rumah yang cukup tinggi membuat beberapa orang belum mampu untuk bangun sendiri. Bagaimana dengan kamu, pilih bangun rumah sendiri atau beli jadi dengan KPR?

Mempunyai rumah sendiri pasti jadi impian beberapa orang. Masalahnya rumah adalah keperluan inti yang perlu dipenuhi. Adanya rumah sangat mungkin seorang dapat berteduh serta beristirahat setelah capek melakukan aktivitas sepanjang hari. Bahkan juga jika seorang belum mempunyai rumah, mau tidak mau pilihan terbaik yaitu dengan mencari rumah kontrakan. Tetapi apa selama-lamanya akan mengontrak rumah? Tentunya tidak.

Keinginan untuk mempunyai rumah sendiri makin bertambah. Ditambah lagi bila kamu sudah mulai berkeluarga. Tetapi setelah dipikir-pikir biaya bangun rumah sekarang ini tidak murah. Ada banyak hal yang perlu diperhitungkan. Ingin membeli rumah murah yang sudah jadi dengan manfaatkan KPR belum pasti sesuai dengan keinginan. Kebingungan itu sering jadi persoalan seorang yang ingin mempunyai rumah.

Walau sebenarnya, pilihan rumah begitu beragam. Dari mulai apartemen serta kondominium yang mempunyai fasilitas, kelebihan serta kekurangan yang berbeda-beda. Akan tetapi sayang, rumah masih jadi pilihan favorite beberapa orang. Tidak hanya bertambah nyaman, mempunyai rumah sama seperti dengan berinvestasi. Dari tahun ke tahun, harga rumah mengalami kenaikan yang berarti. Di samping biaya bangun rumah alami kenaikan serupa. Ditambah lagi bila kualitas dari bangunan yang dipunyai tergolong bagus.

Biaya Bangun Rumah Sendiri VS Beli Jadi

Rumah minimalis dengan harga terjangkau sekarang ini sering jadi incaran keluarga kecil yang datang dari kelompok milenial. Jadi, tidak bingung bila jenis rumah yang satu ini laris manis. Karena, untuk biaya bangun rumah sendiri diperkirakan akan menghabiskan dana besar.

1. Bangun Rumah Sendiri

Membangun rumah sendiri sudah jelas tentu semakin lebih memuaskan. Karena, kamu tahu betul bagaimana konstruksi bangunan dan material yang dipakai. Tentunya hal ini tidak membuat sangsi saat akan memutuskan untuk bangun rumah sendiri. Sayangnya, untuk bangun rumah sendiri, biaya yang diperlukan tidak murah. Sekarang ini biaya bangun rumah termasuk mahal.

Bukan sekedar bahan bakunya saja yang dipikirkan, tetapi biaya tukang dan biaya tidak tersangka yang lain yang dapat membuat geleng-geleng kepala. Ditambah lagi bila keadaan tabungan yang kamu punya termasuk minim. Belum juga kamu mesti mengatur legalitas pendirian rumah sampai mengatur listrik dan air. Bila tidak cermat, pasti akan berbuntut permasalahan.

Bila kamu telah mengkukuhkan kemauan semenjak awal untuk bangun rumah sendiri, siapkan dananya. Tidak perlu cepat-cepat beli rumah jadi. Menabung, berinvestasi atau ajukan KTA dapat jadi beberapa pilihan kamu untuk memperoleh dana membangun. Biaya bangun rumah memang tidak sedikit. Semestinya, buat persiapan sematang mungkin. Bila ingin lebih murah, kamu dapat beli tanah di pinggir Jakarta.

Beberapa jenis bank penyedia KTA yang dapat menolong modalmu membangun rumah:

  • BCA
  • BNI

Jangan lupa buat biaya untuk beberapa pekerja yang akan mendirikan rumah. Ya, biaya bangun rumah cukup tinggi, begitupula dengan biaya tukangnya. Pilih tukang yang dapat memberi jasa borongan penuh termasuk juga biaya bahan bangunan serta tarifnya. Sedangkan bila kamu sudah mempunyai tanah, cukup pikirkan biaya pembangunannya saja. Langkah tersebut pasti lebih singkat kan?

2. Beli Jadi

Buat yang tidak mempunyai banyak dana sebab biaya bangun rumah yang cukup tinggi, KPR dapat jadi jalan keluar yang pas. Mempunyai rumah dengan KPR umumnya relatif singkat serta tidak menghabiskan waktu lama. Kamu cukup mempersiapkan kriteria serta DP yang diperlukan untuk ajukan KPR. Diluar itu, mempunyai dana cadangan untuk membayar cicilan setiap bulan.

Memang, mencicil rumah jadi dengan KPR bila diakumulasi biayanya akan jauh lebih mahal di banding dengan cost bangun rumah sendiri. Tetapi keuntungannya ialah kamu tak perlu repot mempunyai uang dalam jumlah besar untuk mempunyai rumah. Jadi pengeluaranmu di awal tidak terlalu berat.

Membangun Sendiri

Saat kamu akan memutuskan untuk membangun sendiri rumahmu, kamu harus siap dengan segala macam persiapan termasuk juga biayanya. Kamu harus menyiapkannya dari jauh hari sebelum mulai membangun sendiri rumah idamanmu. Di bawah ini banyak hal yang perlu kamu pertimbangkan untuk membangun rumah sendiri.

1. Biaya Tukang

Salah satu hal penting dalam mempertimbangkan biaya bangun rumah, kamu mesti tahu lebih dulu berapakah biaya tukang sekarang ini. Diambil dari sejasa.com, sekarang ini gaji tukang harian sekitar pada Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu per harinya. Sedang untuk skema borongan, biayanya Rp 2 juta sampai Rp 15 juta per meter persegi. Biaya itu sesuai dengan kompleksitas bangunan. Dilihat dari sisi waktu, tukang dengan skema borongan penyelesaiannya semakin lebih cepat di banding tukang dengan skema harian.

2. Kalkulasi Luas Tanah Serta Bangunan

Jika kamu ingin bangun rumah memiliki ukuran 21/60 biaya yang diperlukan di harga tanah Rp 1 juta per mtr. persegi, dana yang kamu perlukan seputar Rp 1 juta x 60 = Rp 60 juta. Setelah tahu harga yang ingin dibeli, setelah itu kamu butuh pikirkan biaya pembangunannya. Dari mulai biaya material seperti semen, pasir, batu bata serta yang lain.

Ini dikerjakan jika yang kamu pilih ialah tukang dengan skema harian. Akan tetapi, jika skema borongan biaya yang akan dikeluarkan beda lagi. Contohnya biaya borongan Rp 1 juta, dana yang butuh kamu sediakan ialah 21 x Rp 2 juta = Rp 42 juta. Jadi, semua dana yang kamu perlukan kira-kira Rp 104 juta.

3. Biaya lain-lain

Tidak hanya biaya tanah, tukang, bahan bangunan, ada biaya lainnya yang butuh kamu pikirkan. Contohnya bila kamu ingin meningkatkan taman, ornamen pada bangunan, mempertimbangkan biayanya di awalnya begitu diperlukan. Sekurang-kurangnya sisihkan minimum sebesar 10% dari semua keseluruhan biaya untuk biaya lain-lain.

Tips Hemat Bangun Rumah

Saat akan memutuskan ingin bangun rumah, di antara kamu tentu seringkali terasa takut biaya yang dikeluarkan belum cukup. Walau sebenarnya hal itu masih tetap dapat ditangani kok Freeners. Biaya bangun rumah memang mahal. Ditambah lagi harga beberapa bahan bangunan selalu bertambah. Ditambah kembali kamu butuh memenuhi keperluan sehari-hari. Bila kamu tengah pikirkan untuk bangun rumah, baca dahulu beberapa panduan hemat di bawah ini supaya pengeluaranmu masih terkendali.

1. Rinci Semua Biaya Keperluan

Kamu tidak bisa sembarangan dalam mempertimbangkan keuangan saat ingin bangun rumah. Karena, biaya yang kamu keluarkan banyak. Perlu rincian dengan jelas serta detail supaya pengeluaranmu teratasi. Kenali semua keperluan sebelum membangun. Jika sudah tahu dengan detail, biaya itu akan kamu pakai menjadi referensi setiap saat membayar keperluan yang dibeli nanti.

2. Design Rumah Minimalis Bisa Saja Pilihan yang Pas

Pilih design rumah minimalis sebenarnya bukan sekedar trend. Akan tetapi, dengan type design ini membuat ruang atau pilih furniture yang multifungsi. Contohnya seperti tangga penghubung lantai 1 serta 2 dapat dipakai menjadi laci penyimpanan atau dapur yang dapat dipakai menjadi ruangan makan. Rumah berdesain minimalis ini dapat mengirit biaya bangun rumah jadi lebih mudah. Tiada memakai layanan arsitek, design minimalis banyak menyebar di internet, lho.

3. Pakai Bahan Bangunan Lokal Tanpa Menduakan Kualitas

Tidak harus bahan-bahan yang berasal di luar negeri. Beberapa bahan lokal banyak juga yang berkualitas baik. Harga nya juga dapat dijangkau. Penentuan bahan bangunan lokal begitu menolong kamu dalam lakukan penghematan.

Cost bangun rumah memang mahal. Pintar-pintarlah menyiasatinya supaya bisa menekan biaya lebih hemat lagi. Untuk meningkatkan modal biaya bangun rumah, kamu dapat juga manfaatkan KTA. Selamat mnecoba!