Mengatasi Tembok Lembab Dan Basah

Subscribe Youtube Channel!

Mengatasi Tembok Lembab Dan BasahDinding rumah yang retak harus segera diperbaiki agar air tidak masuk. Jika kamu membiarkannya dalam waktu yang cukup lama, dijamin dinding itu akan terkena lembap bahkan parahnya bisa berjamur. Selain tidak sehat untuk tubuh Anda, dinding lembap dan berjamur juga akan merusak tampilan ruangan.

Kalau sudah terjadi hal demikian bagaimana ya? Tenang saja! Kami akan berbagi solusi praktis mengatasi dinding lembap dan berjamur. Hanya 60 menit, Anda pun dapat membuat dinding rumah kembali tampak cantik seperti sedia kala. Simak caranya di bawah ini yuk.

Bahan dan Alat:

  • Air bersih
  • Cuka masak
  • Botol semprotan
  • Cat dasar waterproof
  • Cat finishing yang sesuai dengan warna asli dinding rumah
  • Kuas, kuas rol, tempat cat
  • Amplas halus dan kasar
  • Pengeruk dinding (scraper)
  • Semen putih
  • Sarung tangan

Cara Kerja:

Pertama-tama, masukkan air dan cuka ke dalam botol semprotan lalu kocok botol agar keduanya tercampur dengan merata. Sisihkan.
Sebagai catatan, gunakan perbandingan 1 : 1 untuk dinding dengan jumlah jamur yang banyak dan 5 : 1 untuk jumlah yang tidak terlalu banyak. Larutan cuka ini berfungsi untuk membuat jamur pada dinding menghilang.

Gunakan sarung tangan karet atau plastik sebelum melanjutkan proses.
Setelah itu, semprotkan larutan air cuka pada bagian dinding lembap dan berjamur secara menyeluruh dan biarkan permukaannya mengelupas.

Kerik seluruh permukaan dinding yang mengelupas dengan menggunakan
Usai proses pengerikan Anda akan mendapati permukaan dinding dengan bekas yang tampak berlubang dan kasar. Jangan kaget! Lanjutkan saja proses dengan menghaluskan permukaan dinding tersebut menggunakan amplas permukaan kasar. Lakukan secara merata.

Usai diamplas, tambal dinding yang berlubang dengan semen putih secara merata lalu biarkan mengering. Semen putih sengaja digunakan karena memiliki sifat yang sangat cepat kering. Ini adalah hasil dinding setelah ditambal semen putih:

Proses selanjutnya setelah dinding mengering adalah pengamplasan dinding dengan menggunakan amplas jenis halus.

Setelah dinding diamplas hingga menyeluruh lanjutkan proses dengan mengecat dinding. Gunakan cat waterproof sebagai lapisan dasar. Setelah kering, lapisi kembali dinding dengan cat yang sesuai dengan warna dinding sebelumnya.

Tidak terlalu rumit bukan prosesnya, Urbanites? Semoga life hacks ini dapat berguna bagi Anda semua.